Tips Meningkatkan Kepuasan Kerja!
Pernahkah harimu dimulai dengan berat hati saat beranjak dari tempat tidur, tidak selera makan, dan ogah-ogahan saat menuju kantor? Produktivitas pekerjaan pun menurun. Pekerjaan yang tadinya bisa dikerjakan 1 jam menjadi 1 hari penuh, dan semakin lama interaksi dengan teman kerja juga semakin tidak menyenangkan. Kalau hal itu terjadi, maka kemungkinan besar kita sedang mengalami penurunan kepuasan kerja. Ruang Psikologi ingin memberikan beberapa tips agar kepuasan kerja kita meningkat!
Cari akar permasalahan dari ketidakpuasanmu. Luangkanlah beberapa jam atau 1 hari penuh untuk menelusuri, “apa sih yang membuat kita tidak puas dengan pekerjaan kita?”. Bila melakukan hal ini, biasanya kita dapat langsung menuju akar dari permasalahan yang sebenarnya.
Evaluasi ulang tujuan hidup kita. “Apa bener pekerjaan kita yang sekarang sesuai dengan tujuan hidup kita?”, itulah pertanyaan yang harus kita jawab. Di awal karir, pertanyaan tersebut sangat wajar terbersit di benak kita semua karena masih tahap-tahap mencoba menyelami seperti apa dunia kerja itu. Jangan takut untuk keluar dari pekerjaanmu yang sekarang andaikan kita merasa tidak cocok sama sekali. Jangan takut untuk dicap sebagai kutu loncat. Kenapa? Kalau kita punya alasan kuat kenapa merasa pekerjaan yang sekarang tidak cocok, lebih baik segera keluar dan carilah pekerjaan yang sesuai dengan tujuan kita karena kita hanya membuang-buang waktu apabila tetap menjalani pekerjaan yang tidak sukai hanya karena takut dicap kutu loncat.
Evaluasi sikapmu. Apakah kita selama ini terlalu defensif terhadap kritik dari rekan kerja atau atasan kita? Selalu berusaha untuk melihat dari 2 sisi karena dalam bekerja, hubungannya bersifat resiprokal. Rekan kerja mengevaluasi pekerjaan kita dan kita pun mengevaluasi pekerjaan rekan kerja. Jadi, pastikan bahwa sikapmu sudah bijak terhadap segala respon dari rekan kerja atau atasanmu. Berusaha untuk berpikir bahwa setiap kritik dari orang lain adalah demi kemajuan dirimu dapat
membantu meningkatkan kepuasan kerja kita.
Terima perbedaan individu. Berbeda kepala, berbeda pula ekspektasi atas pekerjaan yang dilakukan. Mulailah berpikir bahwa pendapat atasan atau rekan kerja yang berbeda adalah sebagai masukan untuk memperkaya wawasan kita. Terima perbedaan tersebut sebagai hal yang lumrah dan tinggalkan sedikit ego kita demi tercapainya tujuan dari pekerjaan yang dilakukan.(Khrisnaresa)
Foto:
http://www.flickr.com/photos/thepretenda/111192551/















Leave your response!