Tips Menghadapi Wawancara Pekerjaan (sambungan dari bagian 1)
Oleh: Ramadion
Setelah mempelajari tiga tips di artikel sebelumnya, sekarang kamu bisa lebih jauh meningkatkan performa kamu saat menghadapi wawancara pekerjaan. Berikut adalah 4 tips lanjutan yang telah dikumpulkan oleh RuangPsikologi.com:
- Cari informasi tentang perusahaan yang akan kamu masuki
Perusahaan mencari orang yang akan memberi keuntungan baginya. Yaitu, orang-orang yang peduli dengan kondisi perusahaan dan mencoba memberikan ide untuk meningkatkan kinerja perusahaan, bukan sekedar orang yang mengejar gaji yang diberikan.
Coba cari tahu segala hal tentang perusahaan yang akan kamu masuki, khususnya yang berkaitan dengan departemen sasaranmu. Jika jawaban dari wawancaramu bisa dikaitkan dengan kondisi perusahaan, pasti itu akan menjadi nilai plus bagimu. Selain itu, jika kamu bertanya tentang hal yang berkaitan langsung dengan perusahaan, pewawancara akan menilai kamu peduli dengan kondisi perusahaan.
- Perhatikan penampilan
Tina Seelig, penulis dan orang yang berpengalaman dalam mewawancara calon pekerja, mengatakan bahwa impresi yang kamu berikan pada 90 detik pertama wawancara sangatlah menentukan. Maka, pastikan perhatian pewawancara pada resume-mu tidak akan terganggu oleh kukumu yang panjang dan hitam. (Coba lihat foto yang ada di bagian atas artikel. Menurut kamu, apakah penampilan kedua orang yang melamar pekerjaan sudah tepat?)
Kamu tidak harus ganteng atau cantik, yang penting rapi. Menyemir sepatu sampai mengilap tentu akan menambah bagus penampilanmu. Sebelum masuk ruang tunggu wawancara, cek dulu rapinya baju dan rambutmu. Siapkan permen menthol agar nafasmu selalu segar. Saat berjabat tangan, berikan jabatan yang mantap. Jangan lupa untuk mematikan telepon genggam-mu agar ia tak berdering ditengah wawancara.
- Persiapan lainnya
Masih berkaitan dengan impresi, kamu harus menjaga fisik menjelang hari wawancara. Setidaknya, tidurlah yang cukup pada malam sebelum wawancara agar kamu terlihat segar pada saat hari yang menentukan itu. Dr. Mark Goulston, seorang ahli persuasi menyarankan agar kamu berolahraga sebelum berangkat wawancara agar ketegangan bisa tersalurkan dan kamu jadi lebih waspada.
Sebuah tips yang cukup bermanfaat adalah pastikan alamat kantor yang akan kamu datangi. Jangan sampai karena salah lantai atau masalah dengan keamanan di pintu masuk membuatmu terlambat sampai ke tempat wawancara.
- Bereskan akun facebook-mu
Percaya atau tidak, kamu tahu apa yang akan dilakukan oleh pewawancara jika mereka harus memilih beberapa kandidat yang sama baiknya? Mereka akan melihat akun facebookmu. Sebaiknya kamu buat foto-foto atau notes-mu yang nakal menjadi private.
Sekarang kamu tahu kalau berbagai hal dapat memengaruhi diterima atau tidaknya kamu dalam sebuah pekerjaan, mulai dari hal yang sangat berkaitan dengan pekerjaan, sampai dengan yang sangat tidak berkaitan (bahkan beberapa staf HRD akan bertanya pada resepsionis untuk mengetahui kelakuanmu pada saat kamu menunggu giliran). Jadi, siapkan strategi dengan baik agar masa depanmu tidak tersandung oleh hal tali sepatumu yang lupa diikat.
Sumber:
- Mata Kuliah Metode Wawancara. Fakultas Psikologi UI.
- Brooks, Katherine. (2010). Ten Tips for the Shy Job Seekers. Psychology Today Blogs. Available: http://www.psychologytoday.com/blog/career-transitions/201005/ten-tips-the-shy-job-seeker
- Goulston, Mark. (2010) A Job Interview is a Terrible Thing to Waste. Psychology Today Blogs. Available: http://www.psychologytoday.com/blog/just-listen/201003/job-interview-is-terrible-thing-waste
- Seelig, Tina. (2010). Secrets to a Successful Job Interview. Psyhcology Today Blogs. Available: http://www.psychologytoday.com/blog/creativityrulz/201002/secrets-successful-job-interview
Sumber foto: http://www.flickr.com/photos/jobingcolin/4274545804/










Gooooooood Banget nich
makasih ya infonya…. sangat bermanfaat
ada staff HRD yang baca ini?? bagaimana komentar anda?
Leave your response!
Follow us!
ISBA Award - Gold Blog
Tags
anak belajar bicara di depan umum cinta diri ekonomi eksperimen emosi freud gangguan gender homoseksual indonesia karir kecemasan kematian kepribadian kesehatan klinis leader makanan neuropsikologi orang tua pacaran pendidikan perempuan Perilaku seksual perkembangan psikologi psikologi anak psikologi ekonomi Psikologi Industri & Behavioral Economy Psikologi klinis Psikologi pendidikan Psikologi perkembangan psikologi positif psikologi seks Psikologi sosial Psikologi Umum & Eksperimen public speaking remaja seks seksual sosial wanita Blog (10)
Essay (148)
Featured (140)
Headline (136)
Lain-lain (35)
News (6)
Psikologi Industri & Behavioral Economy (17)
Psikologi klinis (44)
Psikologi Olahraga (2)
Psikologi pendidikan (15)
Psikologi Perilaku Seksual (5)
Psikologi perkembangan (29)
Psikologi sosial (45)
Psikologi Umum & Eksperimen (31)
Uncategorized (7)
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.
Ruang Psikologi's Friends
Facebook Friends
Already a member?Login
Newsletter subscription
Recent Comments
Blogroll
Browse by Authors
- amarilldo (RSS) (11)
- edelia (RSS) (4)
- Jono (RSS) (35)
- Khrisnaresa adytia (RSS) (23)
- Lois (RSS) (13)
- Melita Tarisa (RSS) (8)
- Nia Janiar (RSS) (24)
- Penulis Tamu (RSS) (22)
- ramadion (RSS) (22)
Powered by Authors WidgetArchives
How many people are with us?
Link to us!
Want to spread the word about Ruangpsikologi.com?
Here's how to add the above picture to your website. Click inside the box, press ctrl+a, left click your mouse and click copy. Paste it into your webpage.
Recent Trackbacks
Recent Posts
Most Commented
Most Viewed