Home » Archive

Articles tagged with: Psikologi sosial

Essay, Featured, Headline, Psikologi Umum & Eksperimen, Psikologi sosial »

[8 Sep 2009 | 11 Comments | 3,133 views]
Cantik itu matematika

Sebagai individu yang unik, manusia tentu memiliki selera masing-masing. Namun kecantikan dalam menilai tubuh, adalah relatif. Dalam menilai seseorang menarik atau tidak, terdapat beberapa hal yang diperhatikan.

Essay, Featured, Headline, Psikologi Industri & Behavioral Economy »

[31 Aug 2009 | One Comment | 1,699 views]
Fenomena Framing di Balik Diskon Besar-Besaran

Apakah Ibu, pacar, kakak perempuan, atau Anda sendiri adalah pecinta diskon? Pemberian tanda “diskon” atau potongan harga adalah usaha dari penjual untuk membuat Anda membeli barang mereka. Dengan memperlihatkan bahwa harga yang akan Anda bayarkan di bawah (kadang, sangat jauh di bawah) harga asli, Anda akan merasa untung. Tapi, hati-hati, kadang “harga asli” yang didiskon sebenarnya tidak sebesar yang dicantumkan.

Essay, Featured, Headline, Psikologi sosial »

[23 Aug 2009 | 26 Comments | 5,631 views]
Selingkuh (yuuuk)

Seperti hal lainnya, selingkuh juga memiliki dua sisi, yaitu positif dan negatif. Selingkuh dikatakan dapat membantu kita untuk menemukan apa yang sebenarnya kita butuhkan dari sebuah hubungan romantis yang sedang berjalan dengan pasangan yang sah. Ingin tahu lebih dalam tentang selingkuh?

Essay, Featured, Headline, Psikologi Umum & Eksperimen, Psikologi sosial »

[17 Aug 2009 | 20 Comments | 2,206 views]
Jadi Orang Jahat atau Jadi Pahlawan?

Aksi kejahatan mulai dari skala kecil seperti mencuri hingga skala tinggi, yaitu terorisme sudah terjadi lama. Ada orang jahat, ada orang baik, pertanyaannya: mengapa ada orang jahat dan ada orang baik? Aliran Psikologi Humanistik percaya bahwa manusia adalah baik seadanya, tetapi mengapa masih ada orang jahat? Philip Zimbardo, dalam penelitiannya, mengungkap mengapa orang baik dapat berubah menjadi jahat dan orang jahat menjadi baik.

Essay, Featured, Headline, Psikologi sosial »

[2 Aug 2009 | One Comment | 2,491 views]
Kenapa bisa suka?

Pada intinya mereka membicarakan tentang kehidupan asmara mereka. Berikut adalah cuplikan pembicaraan mereka:

X: Iyaaa, gimana, gw cocok banget sih sama dia, sama-sama suka musik, nonton, yaa akhirnya jadian deh

Y: ooh gitu, waktu itu sih gw sama cowo gw karena cowo gw baik bangeet, caring, perhatian lah

Sambil berlalu, saya tersenyum mengingat sebuah kuliah yang menjelaskan proses psikologis bagaimana seorang bisa tertarik satu dengan lainnya.