Home » Archive

Articles tagged with: Psikologi sosial

Essay, Featured, Headline, Psikologi sosial »

[23 Nov 2009 | 2 Comments | 1,762 views]
MULUT yang Hebat Tahu Apa yang Ingin DIDENGAR TELINGA

Saat mendapat tugas untuk melakukan presentasi, biasanya kita panik dan memasukkan SEMUA informasi yang berhubungan dengan topik ke dalam presentasi kita. Percayalah, hal itu justru membuat presentasi jadi membosankan. Masukkan saja hal-hal yang PENTING bagi pendengar. Jika pendengar butuh informasi lain, mereka pasti akan menanyakannya.

Essay, Featured, Headline, Psikologi sosial »

[17 Nov 2009 | One Comment | 2,607 views]
Mengajak Diri untuk Mengatasi Kecemasan saat Berbicara di Depan Umum

Setelah Anda tahu apa yang membuat Anda cemas saat harus melakukan Public Speaking (dalam artikel “Sekilas Kajian Klinis…”) dan teori tentang cara yang lebih tepat untuk menghadapinya (dalam artikel “Regulasi Emosi…”), kini saatnya Anda untuk mengetahui langkah konkrit untuk menghadapi kecemasan saat berbicara di depan umum.

Essay, Featured, Headline, Psikologi klinis, Psikologi perkembangan, Psikologi sosial »

[31 Oct 2009 | 5 Comments | 4,602 views]
Tentang Masturbasi yang (mungkin) Tidak Anda Ketahui

Selama ini lebih masturbasi memang lebih banyak disangkutpautkan dengan berbagai mitos yang tidak teruji kebenarannya. Namun, tidak semua orang mengetahui apakah itu masturbasi? apakah masturbasi hanya memiliki sisi negatif? atau masturbasi juga memiliki sisi positif?

Essay, Featured, Headline, Psikologi sosial »

[29 Oct 2009 | 2 Comments | 1,849 views]
Kenapa Manusia Melakukan Poligami

Penelitian menemukan bahwa manusia adalah mahluk yang cenderung memiliki dorongan untuk berpoligami. Alasannya, agar ia dapat lebih memastikan gen-nya diteruskan dengan memperbesar kemungkinan mempunyai anak.

Baca juga cara untuk melawan dorongan tersebut di akhir artikel.

Essay, Featured, Headline, Psikologi perkembangan, Psikologi sosial »

[26 Sep 2009 | One Comment | 10,085 views]
Perilaku Agresif: Bawaan Gen atau Dipelajari dari Lingkungan?

Ahli psikologi penganut aliran nativisme berpendapat bahwa sifat agresif merupakan bagian dari sifat dasar manusia (human nature). Oleh karena itu, mereka beranggapan bahwa perilaku agresif dipengaruhi oleh kepribadian (nature) yang dimiliki oleh seseorang. Di sisi yang lain, ahli psikologi penganut behaviorisme berpendapat bahwa perilaku agresif merupakan suatu perilaku yang dipelajari seseorang dari lingkungannya (nurture). Jadi, apakah perilaku agresif itu Nature atau Nurture?