<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Saat Identitas Diri Tenggelam dalam Kelompok</title>
	<atom:link href="http://ruangpsikologi.com/saat-identitas-diri-tenggelam-dalam-kelompok/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ruangpsikologi.com/saat-identitas-diri-tenggelam-dalam-kelompok</link>
	<description>Webzine Psikologi Modern</description>
	<pubDate>Fri, 18 May 2012 04:17:24 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: andin</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/saat-identitas-diri-tenggelam-dalam-kelompok/comment-page-1#comment-720</link>
		<dc:creator>andin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 14:04:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=1029#comment-720</guid>
		<description>umumnya cowo emang berani klo keroyokan..liat aj cowo berani godain cewe klo lg brg2 sm tmn2nya.y cewe jg gtu c klo ngumpul psti gosip (better)..
hehehe.. 
kdg saat thimpit dlm kelompok,qt mrasa kuat dan bs senak jidat..ga inget konsekuensiny..pd dasarnya manusia cenderung rebel,pngn bebas nglakuin ap yg diinginkn..saat b'ada d tengah2 klmpk.qt mmanfaatkn ksmptn.toh klo dhukum brg2..

individual=egois
deindividual+rusuh=egois jg..
sama aj..hehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>umumnya cowo emang berani klo keroyokan..liat aj cowo berani godain cewe klo lg brg2 sm tmn2nya.y cewe jg gtu c klo ngumpul psti gosip (better)..<br />
hehehe..<br />
kdg saat thimpit dlm kelompok,qt mrasa kuat dan bs senak jidat..ga inget konsekuensiny..pd dasarnya manusia cenderung rebel,pngn bebas nglakuin ap yg diinginkn..saat b&#8217;ada d tengah2 klmpk.qt mmanfaatkn ksmptn.toh klo dhukum brg2..</p>
<p>individual=egois<br />
deindividual+rusuh=egois jg..<br />
sama aj..hehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Khrisnaresa adytia</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/saat-identitas-diri-tenggelam-dalam-kelompok/comment-page-1#comment-719</link>
		<dc:creator>Khrisnaresa adytia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 13:18:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=1029#comment-719</guid>
		<description>@posnianus: terimakasih atas masukannya. :) saya juga pernah membaca teori dari zimbardo mengenai deinviduation ini. Kalau dia membahas apa yang posnianus kemukakan, yaitu seseorang yang secara buta mengikuti tindakan kelompoknya. 

zimbardo waktu itu sedang melakukan eksperimen "Stanford prison experiment" dan menemui fenomena menarik mengenai deindividuation. Di bukunya "lucifer effect" dibahas secara mendalam mengenai eksperimen dan fenomena-fenomena deindividuation. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@posnianus: terimakasih atas masukannya. <img src='http://ruangpsikologi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> saya juga pernah membaca teori dari zimbardo mengenai deinviduation ini. Kalau dia membahas apa yang posnianus kemukakan, yaitu seseorang yang secara buta mengikuti tindakan kelompoknya. </p>
<p>zimbardo waktu itu sedang melakukan eksperimen &#8220;Stanford prison experiment&#8221; dan menemui fenomena menarik mengenai deindividuation. Di bukunya &#8220;lucifer effect&#8221; dibahas secara mendalam mengenai eksperimen dan fenomena-fenomena deindividuation. <img src='http://ruangpsikologi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: karyawan</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/saat-identitas-diri-tenggelam-dalam-kelompok/comment-page-1#comment-718</link>
		<dc:creator>karyawan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 05:47:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=1029#comment-718</guid>
		<description>Baru dengar kalimat “deindividuation”. Thanks utk penjelasannya. 
Bolehkan saya berpendapat lain. Utk saran diatas tentang tanggung jawab, hal tersebut bukan yg ada saat berada di lapangan pertempuran. Menurut saya itu adalah gensi dan sifat ego manusia yg tak terkalahkan. Sombong kata lainnya. 

Menurunkan amarah dari dalam dirinya sendiri, saya belum mengenal mudah marah dari keturunan. Lebih tepatnya dari kebiasaan sejak kecil. Kenapa saya berpendapat begitu, karena saya dulu sangat pemarah dan mudah di sulut menjadi kemarahan yg besar. Sekarang, alhamdulillah semua bisa terkendali. Karena saya sudah mengurangi ego dan tak mau mendapat PENGAKUAN dari lingkungan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Baru dengar kalimat “deindividuation”. Thanks utk penjelasannya.<br />
Bolehkan saya berpendapat lain. Utk saran diatas tentang tanggung jawab, hal tersebut bukan yg ada saat berada di lapangan pertempuran. Menurut saya itu adalah gensi dan sifat ego manusia yg tak terkalahkan. Sombong kata lainnya. </p>
<p>Menurunkan amarah dari dalam dirinya sendiri, saya belum mengenal mudah marah dari keturunan. Lebih tepatnya dari kebiasaan sejak kecil. Kenapa saya berpendapat begitu, karena saya dulu sangat pemarah dan mudah di sulut menjadi kemarahan yg besar. Sekarang, alhamdulillah semua bisa terkendali. Karena saya sudah mengurangi ego dan tak mau mendapat PENGAKUAN dari lingkungan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ramadion</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/saat-identitas-diri-tenggelam-dalam-kelompok/comment-page-1#comment-716</link>
		<dc:creator>ramadion</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 01:42:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=1029#comment-716</guid>
		<description>@ Posnianus:
sebuah hipotesa yang menarik. tentu saya sangat mengharapkan posnianus mencoba mendapatkan data empirisnya. kami dengan senang hati akan ikut mempromosikan jurnal anda nantinya, sebuah jurnal yang membongkar Festinger :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Posnianus:<br />
sebuah hipotesa yang menarik. tentu saya sangat mengharapkan posnianus mencoba mendapatkan data empirisnya. kami dengan senang hati akan ikut mempromosikan jurnal anda nantinya, sebuah jurnal yang membongkar Festinger <img src='http://ruangpsikologi.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Posnianus Oloan</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/saat-identitas-diri-tenggelam-dalam-kelompok/comment-page-1#comment-713</link>
		<dc:creator>Posnianus Oloan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 15:05:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=1029#comment-713</guid>
		<description>Bolehlah kalau pada tahun 1952, FESTINGER meneliti fenomena tawuran dan kerusuhan yang disebutnya sebagai "deindividuation", yaitu situasi dimana perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma muncul di dalam suatu kelompok orang dimana masing-masing orangnya merasa identitas mereka melebur dengan identitas kelompoknya.

Saya kurang setuju dengan yang dikatakan sebagai "....meleburnya identitas pribadi ke dalam identitas kelompok......".

Kalau menurut saya, peristiwa tawuran dan kerusuhan, terjadi sesungguhnya adalah hasil dari orang-orang yang sebetulnya tidak memiliki identitas pribadi yang jelas dalam dirinya, begitu masuk dan melihat identitas baru dengan situasi dan kondisi yang sangat berbeda dan bertolak belakang seperti apa yang ada dalam dirinya sendiri, pribadi tersebut ternyata bisa melakukan seperti yang dilakukan oleh banyak orang ndalam kelompok barunya.

Fenomena ini bisa terjadi justru dihasilkan oleh orang-orang yang saya yakin tidak memiliki identitas dan jati diri. Kumpulan orang yang tidak memiliki identitas yang jelas, akan melakukan apapun yang ada dalam pikiran mereka secara spontan. Apalagi bila terjadinya di dalam satu kelompok. Bila sudah terbentuk kelompok, apalagi kelompok itu dibentuk dari orang-orang yang tidak memiliki jati diri, maka pikiran untuk menyerang orang lain adalah keinginan paling kuat yang ada karena begitu kelompok terbentuk, tumbuhlah satu kekuatan baru untuk menyerang orang lain selain yang tidak termasuk dalam kelompoknya. Kita ambil contoh saja dari terbentuknya Angin tornado. Pada awalnya Tornado adalah angin-angin kecil. Tapi pada waktu tornado tumbuh menjadi satu kelompok yang besar, timbullah efek dari gerakan kelompok, yaitu merusak yang ada di sekitarnya. Begitu juga dengan kelompok tawuran. Karena sudah terbentuk besar, pengrusakan dimana-mana pasti terjadi. Jadi bisa dikatakan, Kelompok yang dihasilkan oleh individu yang tidak memiliki identitas yang jelas, apabila menjadi besar, justru efeknya adalah merusak. Namu, kelompok yang terbentuk dari individu yang telah memiliki jati diri yang kuat, ketika menjadi satu kelompok yang besar, justru akan melebur dan membentuk sifat baru yang lebih menguntungkan. Begitu menurut saya....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bolehlah kalau pada tahun 1952, FESTINGER meneliti fenomena tawuran dan kerusuhan yang disebutnya sebagai &#8220;deindividuation&#8221;, yaitu situasi dimana perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma muncul di dalam suatu kelompok orang dimana masing-masing orangnya merasa identitas mereka melebur dengan identitas kelompoknya.</p>
<p>Saya kurang setuju dengan yang dikatakan sebagai &#8220;&#8230;.meleburnya identitas pribadi ke dalam identitas kelompok&#8230;&#8230;&#8221;.</p>
<p>Kalau menurut saya, peristiwa tawuran dan kerusuhan, terjadi sesungguhnya adalah hasil dari orang-orang yang sebetulnya tidak memiliki identitas pribadi yang jelas dalam dirinya, begitu masuk dan melihat identitas baru dengan situasi dan kondisi yang sangat berbeda dan bertolak belakang seperti apa yang ada dalam dirinya sendiri, pribadi tersebut ternyata bisa melakukan seperti yang dilakukan oleh banyak orang ndalam kelompok barunya.</p>
<p>Fenomena ini bisa terjadi justru dihasilkan oleh orang-orang yang saya yakin tidak memiliki identitas dan jati diri. Kumpulan orang yang tidak memiliki identitas yang jelas, akan melakukan apapun yang ada dalam pikiran mereka secara spontan. Apalagi bila terjadinya di dalam satu kelompok. Bila sudah terbentuk kelompok, apalagi kelompok itu dibentuk dari orang-orang yang tidak memiliki jati diri, maka pikiran untuk menyerang orang lain adalah keinginan paling kuat yang ada karena begitu kelompok terbentuk, tumbuhlah satu kekuatan baru untuk menyerang orang lain selain yang tidak termasuk dalam kelompoknya. Kita ambil contoh saja dari terbentuknya Angin tornado. Pada awalnya Tornado adalah angin-angin kecil. Tapi pada waktu tornado tumbuh menjadi satu kelompok yang besar, timbullah efek dari gerakan kelompok, yaitu merusak yang ada di sekitarnya. Begitu juga dengan kelompok tawuran. Karena sudah terbentuk besar, pengrusakan dimana-mana pasti terjadi. Jadi bisa dikatakan, Kelompok yang dihasilkan oleh individu yang tidak memiliki identitas yang jelas, apabila menjadi besar, justru efeknya adalah merusak. Namu, kelompok yang terbentuk dari individu yang telah memiliki jati diri yang kuat, ketika menjadi satu kelompok yang besar, justru akan melebur dan membentuk sifat baru yang lebih menguntungkan. Begitu menurut saya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

