Home » Featured, Headline, Psikologi Umum & Eksperimen

Kebetulan yang Menyenangkan.

20 January 2010 641 views 2 Comments

kebetulan?

Pernahkah Anda mengalami sebuah kebetulan yang menyenangkan?

Menurut Bandura, seorang psikolog sosial dari Stanford University, kejadian yang bersifat kebetulan lumrah dialami manusia. Ia bahkan melihat bahwa jalan kehidupan manusia dipenuhi oleh kebetulan, yang membantu manusia menulis cerita kehidupan mereka.  Menurut Bandura, ada dua jenis kejadian yang bersifat kebetulan dalam kehidupan kita.

Pertama, chance encounter. Yang satu ini ia bahas selengkapnya dalam artikel berjudul The Psychology of Chance Encounters and Life Paths . Dalam artikel tersebut, Bandura (1982) mendefinisikan chance encounters sebagai “unintended meeting of persons unfamiliar to each other“-pertemuan tidak terencena antar individu yang tidak saling mengenal. Beberapa pertemuan tersebut meninggalkan kesan yang “hanya sesaat”, beberapa kesan bertahan lama, dan ada juga yang memberikan perubahan berarti dalam hidup (turn-of-events). Pertemuan yang kesannya mendalam biasanya menyangkut pertemuan dengan orang-orang yang influential bagi kita. Pasangan hidup, guru yang inspirasional, atau bentuk significant others lainnya. Bandura kemudian menyebutkan adanya faktor penentu personal (mis. kemampuan kita menyesuaikan diri dan afeksi yang terbagi antar pribadi dalam pertemuan tersebut) dan sosial (mis. perpisahan fisik) yang mempengaruhi kesan yang tertinggal lewat pertemuan tersebut.

Fortuitous events, determinan kedua, merupakan “environmental experience that is unexpected or unintended“. Kalau chance encounters banyak bicara mengenai pertemuan tak terduga dengan orang-orang yang tidak kita kenal, maka fortuitous events mengajak kita melihat kejadian yang tak terduga dalam hidup kita. Di dunia psikologi, dikenal cerita tentang Eysenck sebagai contoh dari determinan yang kedua ini. Tokoh besar dalam psikologi kognitif itu rupanya mengenal psikologi lantaran ‘kebetulan’. Ia bermaksud memilih Matematika sebagai pilihan studinya di universitas, tapi ia tidak sengaja ’salah’ memilih jurusan. Kebetulan, jurusan yang salah dipilihnya itu adalah psikologi. Ia malah kemudian menjadi salah satu nama besar di bidang psikologi kognitif maupun kepribadian.

Dalam keseharian pun, kita seringkali mengalami kejadian tak terduga, bukan? Karena hujan deras yang turun tiba-tiba, kita terpaksa menunda kepulangan dari kampus. Saat tengah menunggu, asyiknya mungkin bertemu seseorang yang awalnya tidak begitu kita sukai. Entah, mungkin karena dia selalu berkesan sombong. Tapi kali itu, dimulai dari obrolan basa-basi seputar kekesalan akan hujan, kita terlibat dalam obrolan yang menyenangkan. Siapa sangka makhluk yang awalnya menyebalkan itu kemudian menjadi seorang sahabat?

Bandura tidak menempatkan ketakterdugaan (boleh juga dibilang kebetulan) ini sebagai sesuatu yang sepenuhnya berada di luar kendali/kontrol kita. Anda dapat memperbesar atau memperkecil kemungkinan Anda menghadapi dua faktor penentu terjadinya “kebetulan yang menyenangkan” di atas. Bagi Anda yang senang bermusik, misalnya, dapat aktif membangun relasi dengan orang-orang ’setipenya’. Dengan begitu, Anda memperbesar kemungkinan terjadinya chance encounter dengan gitaris yang ‘jiwanya’ cocok, pas. Kemudian, dengan bermodalkan kemampuan bermain gitar, Anda memperbesar kemungkinan terjadinya fortuitous event yang mungkin membuat Anda dan orang tersebut duo gitaris terkenal. Tidak sengaja ditemukan oleh produser musik, mungkin?

Dalam pemahaman ini, tidakkah hidup kemudian menjadi begitu menarik? Ada satu hal tentangnya yang dapat diprediksi, tapi di satu sisi kejadian-kejadian serta pertemuan tak terduga menunggu kita di setiap lekuknya. Membayangkan “siapa lagi teman baru yang akan saya temui hari ini”, “hal-hal tak terduga apa yang akan saya alami”, “belajar apa saya dari semua itu” saja membuat saya begitu bersemangat menghadapi hari, menghadapi waktu yang terus beranjak dewasa.

2 Comments »

  • vendy said:

    kebetulan, ataukah sesuatu yang tak terelakkan? :D

  • Lassania said:

    Serendipity ya? :)

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word