<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Homoseksual di Mata Psikologi</title>
	<atom:link href="http://ruangpsikologi.com/homoseksual/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ruangpsikologi.com/homoseksual</link>
	<description>Webzine Psikologi Modern</description>
	<pubDate>Fri, 18 May 2012 03:37:27 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Merlyn Revelia</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/homoseksual/comment-page-1#comment-2443</link>
		<dc:creator>Merlyn Revelia</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Feb 2012 10:50:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=659#comment-2443</guid>
		<description>artikel yang menarik untuk berdiskusi puanjang lebuar. hehe....
ada satu hal yang ingin saya ketahui, apakah ada dampak negatif bagi individu yang berorientasi homoseksual itu? misalnya ketika mereka ingin punya anak, gimana prediksi perkembangan mental anaknya? apakah akan ada kebimbangan role model pada diri anak? mohon infonya. trims :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikel yang menarik untuk berdiskusi puanjang lebuar. hehe&#8230;.<br />
ada satu hal yang ingin saya ketahui, apakah ada dampak negatif bagi individu yang berorientasi homoseksual itu? misalnya ketika mereka ingin punya anak, gimana prediksi perkembangan mental anaknya? apakah akan ada kebimbangan role model pada diri anak? mohon infonya. trims <img src='http://ruangpsikologi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jono</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/homoseksual/comment-page-1#comment-1808</link>
		<dc:creator>Jono</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Sep 2011 13:23:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=659#comment-1808</guid>
		<description>thanks ya buat sharenya..
semoga saja dengan berbagi bsa sedikit meringankan beban yang dirasakan

klo memang butuh bantuan profesional, di kampus saya (Psikologi UI) insyaAllah bisa menerima dengan tangan terbuka 

semoga membantu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>thanks ya buat sharenya..<br />
semoga saja dengan berbagi bsa sedikit meringankan beban yang dirasakan</p>
<p>klo memang butuh bantuan profesional, di kampus saya (Psikologi UI) insyaAllah bisa menerima dengan tangan terbuka </p>
<p>semoga membantu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hamba yang lemah</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/homoseksual/comment-page-1#comment-1807</link>
		<dc:creator>hamba yang lemah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Sep 2011 11:33:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=659#comment-1807</guid>
		<description>i'm a gay,,,maf sblumnya,,aku hnya ingin berbagi pengalaman pada temen" bagaimana kehidupan seorang GY,,jika tuhan memberikan pilihan padaku untuk hidup sebagai GY atau mati sekarang,aku akan lebih memilih pilihan yg kedua,betapa menyakitkan hidup dlm keadaan sepertiku,betapa lelahnya mengarungi perjalanan hidup yg sangat panjang dg gaya hidup orang lain yg aku sendiri tak menyukainya,seolah olah aku harus hidup sebagai orang munafik dan pembohong,,kenapa aku harus hidup dalam keadaan sperti ini di tengah" kluaga yg baik??terkadang terbesit dalam benaku untuk menyalahkan masa lalu,tapi smua itu hnya mnjadi sia",,aku tak menyalahkan orang tuaku ( yg bodoh )dlm hal mndidik anak khususnya dlm seks orientated,yg tidak mngajarka aku (lk) harus berbuat sperti mereka (LK) dg spenuhnya,,krna di waktu kecil aku selalu berpakaian perempuan bekas pakaian kakaku (PR) dan bermain bersama mereka ( pR) orang tuaku memberiku pakaian kk (PR) karna memang tak punya baju lain ( aku tak menyalahkan )orang tuaku tak melarangku untuk tidak bermain seperti anak prempuan krna org tuaku TAK tahu dunia pendidikan bagi anak untuk meluruskan behaviour mereka,,dan dari beberapa temanku juga mempunyai kebiasaan nakal (ngajak mainan seks sesama jenis),dan dari pribadiku juga seolah telah ada kecintaan terhadap sesama jenis stelah aku bergaul dg mereka yg nakal dlm seks orientated,,tapi anehnya mereka yg dlu mengajaku untuk berbuat demikian,mereka bisa menikah dan suka dengan perempuan,aku yang diajak malah bertahun" usaha seolah makin dingin terhadap prmpuan,,ku sejak kecil hidup di pesantren ( panti asuhan ) untuk mlanjutkan sekolah karna orang tuaku tak punya,,yah nmnya juga pesantren tempat berkumpul dan ketika mereka mmbuka baju pke CD atau mndi telanjangan,karna mereka menganggap tidak mengapa krna ssma laki" ga malu,,bagiku sangat mnderita hdup sperti ini,harus tidur dengan mereka yg aku mnyukainya,ibarat kata ketika seorang laki" dan pr tidur bersamaan,,cobaan pun akan semakin berat untuk menghindari perbuatan yg di larang,,dan akupun harus berada dlm keadaan sperti itu betapa beratnya?? bisakah anda bayangkan ketika harus tidur bersama org yg di cintainya,dan bangun di tengah malam dan mmndangi org yg di cintainya?? ya dstulah awal dari kerusakan iman seseoarang,karna akn datang rasa belas kasih berlanjut cinta dan nafsu akn berantai mengemudikan emosi dan pikiran mereka,aku sangat lelah dan cape harus hidup sperti ini,bertahun" ku berusaha untuk mnjadi sperti mereka,tapi hnya sia" belaka,ku tak mau menerima diri ini apa adanya karna bila ku menerima diri ini apa adanya aku berada dlm posisi  yg salah ( terlarang) ku mncoba mngnali siapa diriku dan berdamai untuk yg lebih baik,harus mnahan rasa cinta yg sketika harus berubah dg lara karna hukum agama dan sosial,,ku hnya berharap dengan cita"ku yg masih tersisa tuk mnghabiskan sisa hidupku di jalan yg di naungi RidhoNya amiinnn,,ya Allah ya tuhanku jika Engkau tak mnghndaki aku hidup sperti mereka,,biarkanlah aku Hidup di sisiMu dengan RidhoMu ya Rabb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>i&#8217;m a gay,,,maf sblumnya,,aku hnya ingin berbagi pengalaman pada temen&#8221; bagaimana kehidupan seorang GY,,jika tuhan memberikan pilihan padaku untuk hidup sebagai GY atau mati sekarang,aku akan lebih memilih pilihan yg kedua,betapa menyakitkan hidup dlm keadaan sepertiku,betapa lelahnya mengarungi perjalanan hidup yg sangat panjang dg gaya hidup orang lain yg aku sendiri tak menyukainya,seolah olah aku harus hidup sebagai orang munafik dan pembohong,,kenapa aku harus hidup dalam keadaan sperti ini di tengah&#8221; kluaga yg baik??terkadang terbesit dalam benaku untuk menyalahkan masa lalu,tapi smua itu hnya mnjadi sia&#8221;,,aku tak menyalahkan orang tuaku ( yg bodoh )dlm hal mndidik anak khususnya dlm seks orientated,yg tidak mngajarka aku (lk) harus berbuat sperti mereka (LK) dg spenuhnya,,krna di waktu kecil aku selalu berpakaian perempuan bekas pakaian kakaku (PR) dan bermain bersama mereka ( pR) orang tuaku memberiku pakaian kk (PR) karna memang tak punya baju lain ( aku tak menyalahkan )orang tuaku tak melarangku untuk tidak bermain seperti anak prempuan krna org tuaku TAK tahu dunia pendidikan bagi anak untuk meluruskan behaviour mereka,,dan dari beberapa temanku juga mempunyai kebiasaan nakal (ngajak mainan seks sesama jenis),dan dari pribadiku juga seolah telah ada kecintaan terhadap sesama jenis stelah aku bergaul dg mereka yg nakal dlm seks orientated,,tapi anehnya mereka yg dlu mengajaku untuk berbuat demikian,mereka bisa menikah dan suka dengan perempuan,aku yang diajak malah bertahun&#8221; usaha seolah makin dingin terhadap prmpuan,,ku sejak kecil hidup di pesantren ( panti asuhan ) untuk mlanjutkan sekolah karna orang tuaku tak punya,,yah nmnya juga pesantren tempat berkumpul dan ketika mereka mmbuka baju pke CD atau mndi telanjangan,karna mereka menganggap tidak mengapa krna ssma laki&#8221; ga malu,,bagiku sangat mnderita hdup sperti ini,harus tidur dengan mereka yg aku mnyukainya,ibarat kata ketika seorang laki&#8221; dan pr tidur bersamaan,,cobaan pun akan semakin berat untuk menghindari perbuatan yg di larang,,dan akupun harus berada dlm keadaan sperti itu betapa beratnya?? bisakah anda bayangkan ketika harus tidur bersama org yg di cintainya,dan bangun di tengah malam dan mmndangi org yg di cintainya?? ya dstulah awal dari kerusakan iman seseoarang,karna akn datang rasa belas kasih berlanjut cinta dan nafsu akn berantai mengemudikan emosi dan pikiran mereka,aku sangat lelah dan cape harus hidup sperti ini,bertahun&#8221; ku berusaha untuk mnjadi sperti mereka,tapi hnya sia&#8221; belaka,ku tak mau menerima diri ini apa adanya karna bila ku menerima diri ini apa adanya aku berada dlm posisi  yg salah ( terlarang) ku mncoba mngnali siapa diriku dan berdamai untuk yg lebih baik,harus mnahan rasa cinta yg sketika harus berubah dg lara karna hukum agama dan sosial,,ku hnya berharap dengan cita&#8221;ku yg masih tersisa tuk mnghabiskan sisa hidupku di jalan yg di naungi RidhoNya amiinnn,,ya Allah ya tuhanku jika Engkau tak mnghndaki aku hidup sperti mereka,,biarkanlah aku Hidup di sisiMu dengan RidhoMu ya Rabb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yudhian</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/homoseksual/comment-page-1#comment-1161</link>
		<dc:creator>yudhian</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Mar 2011 23:14:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=659#comment-1161</guid>
		<description>...hmm...
setuju homo bukan penyimpangan kejiwaan..tapi..berarti homo penjahat donk???...karena memang tidak mengganggu kehidupan pribadinya...tapi mengganggu kehidupan yang lain...

;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;hmm&#8230;<br />
setuju homo bukan penyimpangan kejiwaan..tapi..berarti homo penjahat donk???&#8230;karena memang tidak mengganggu kehidupan pribadinya&#8230;tapi mengganggu kehidupan yang lain&#8230;</p>
<p> <img src='http://ruangpsikologi.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Siti rahyu</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/homoseksual/comment-page-1#comment-1141</link>
		<dc:creator>Siti rahyu</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Feb 2011 15:45:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=659#comment-1141</guid>
		<description>Firman Allah subhanallahu wata'ala :
"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka"
(Qs . Ar-Ra'd ayat 11)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Firman Allah subhanallahu wata&#8217;ala :<br />
&#8220;Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka&#8221;<br />
(Qs . Ar-Ra&#8217;d ayat 11)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

