Home » Featured, Headline, Lain-lain, News

Europe on Screen, ‘Old and Young Europe’

3 November 2011 1,519 views No Comment

faw-preview-postera1Festival Film Eropa yang dikenal dengan Europe on Screen (EoS), sebuah festival yang menjadi jendela untuk menyaksikan budaya Eropa lewat beragam film dan sarana bagi penonton untuk mengembangkan apresiasi terhadap film-film di luar arus besar, tahun ini memasuki penyelenggaraan kelima dengan tema ‘Old and Young Europe’. Tema ini menyorot dinamika benua Eropa yang sarat dengan sejarah dan tradisi namun tidak luput dari pembaruan di berbagai bidang, disajikan melalui 24 film panjang dan 1 film pendek dari 21 negara-negara Eropa yang diproduksi dalam rentang waktu lebih dari dua dekade. Keseluruhannya terbagi dalam beberapa seksi film: Against the Odds, Crime and Misdemeanour, Family Affairs, Songs of Survival, Sprinkles of Laughter. Tahun ini EoS juga mempersembahkan 9 film pendek Indonesia terbaik melalui EoS Short Film Competition.

Europe on Screen 2011 akan berlangsung di:

Yogyakarta 28-29 Oktober: LIP

Bandung 1-2 November: CCF

Jakarta 4-11 November: Erasmus Huis, GoetheHaus, Istituto Italiano di Cultura, Institut Français Indonesia, Kineforum Jakarta Arts Council

Denpasar 12-13 November: Alliance Française

Banda Aceh 14-18 November: Europe House

Surabaya 19-20 November: CCCL

Semarang 23-24 November: Universitas Diponegoro

Untuk pertama kalinya, tahun ini panitia festival mengadakan kompetisi film pendek bekerja sama dengan Dewan Kesenian Jakarta, Boemboe.org, dan Minikino. Para pembuat film dari 19 kota di Indonesia telah mengikutsertakan 69 film pendek ke dalam kompetisi ini. 9 film terpilih akan dapat kita saksikan dalam sebuah program bertajuk “EoS Short Film Competition Finalist 2011”. Pemenang “Best Film” berhak untuk mendapatkan 1 Mac Book Pro dan peraih “Audience Award” pilihan terfavorit penonton akan mendapatkan 1 kamera Canon EOS 600D.

Berkenaan dengan kompetisi ini, festival menyelenggarakan “Short Film Talk Discussion with Jury Panel”, yang terdiri dari Alex Sihar (Ketua Komite Film Dewan Kesenian Jakarta), Ray Nayoan (sutradara film), Varadila (Manajer Program Minikino). Diskusi dilanjutkan dengan presentasi dari IdFC (Indonesian Film Centre). Acara ini akan berlangsung di Institut Français Indonesia pada tanggal 6 November 2011.

Suguhan lain yang menarik di EoS tahun ini adalah pertunjukan musik “Reminiscing Beatles Night by The Banery” yang disponsori oleh The British Council, menyusul pemutaran film “Nowhere Boy” yang berkisah tentang perjalanan awal karir seorang legenda musik John Lennon. Saksikan di Eramus Huis pada tanggal 7 November 2011.

Seluruh pemutaran film bersifat gratis dan tiket masuk dapat diperoleh 45 menit sebelum film diputar di masing-masing lokasi.

Festival ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Austria, Kedutaan Besar Portugal, Kedutaan Besar Belgia, Kedutaan Besar Republik Bulgaria, Kedutaan Besar Republik Federal Jerman/Goethe Institut, Kedutaan Besar Spanyol/Aula Cervantes, Kedutaan Besar Perancis/IFI, Kedutaan Besar Italia/Istituto Italiano di Cultura, Kedutaan Besar Kerajaan Luxembourg, Kedutaan Besar Republik Hungaria, Kedutaan Besar Belanda/Erasmus Huis, Kedutaan Besar Republik Polandia, Kedutaan Romania, Kedutaan Besar Republik Slovakia, Kedutaan Besar Finlandia, Kedutaan Besar Swedia, Kedutaan Besar Kerajaan Inggris/The British Council, Kedutaan Besar Republik Turki, Kedutaan Besar Republik Ceko, Kedutaan Besar Kroasia, Kedutaan Besar Swiss dan Delegasi Uni Eropa.

Pemutaran film di luar Jakarta bekerja sama dengan mitra festival: LIP Yogyakarta, CCF Bandung, Alliance Française Denpasar, Europe House Banda Aceh, CCCL Surabaya, Kronik Film dan Widya Mitra Semarang.

Europe on Screen 2001 didukung oleh Nescafe Ready To Drink, KitKat, Aqua Reflections, Le Meridien, Majalah Femina, Cita Cinta, Cleo, Grazia, Cinemags, Total Film Indonesia, Flick Online Magazine, Kompas.com, Boleh.com, Surat Kabar Jakarta Globe, Suara Pembaruan, Strait Times, Majalah Kemang Buzz, Campus Indonesia, Jakarta Java Kini, Jalan Jalan, Radio Hard Rock FM , Trax FM dan Metro TV.

Pemutaran Film tentang individu dengan gejala manik depresif dengan gejala skizofrenia

Pada kesempatan kali ini, Europe on Screen juga akan menayangkan film yang berkaitan dengan dunia psikologi, yaitu Film Prinsessa. Film Prinsessa mengambil kisah nyata seorang pasien di sebuah rumah sakit jiwa. Cerita ini berlangsung antara tahun 1940-an dan 1950-an, menggambarkan pertentangan antara nilai-nilai modern dan penerimaan pada masa itu. Era baru dipersonifikasikan lewat direktur medis rumah sakit, dan Prinsessa menjadi perlawanan terhadap rasionalitas dan efisiensi.

Anna Lappalainen (1896-1988), seorang penyanyi dan pemijat, menghabiskan lebih dari 50 tahun hidupnya di lembaga perawatan. Karakternya memberikan kesan mendalam bagi para pasien dan staf rumah sakit Kellokoski Finlandia waktu itu.

Prinsessa disutradarai oleh Arto Halonen, seorang pembuat dokumenter yang menerima penghargaan kemanusiaan dari Uni Eropa pada tahun 1988.

Berikut synopsis nya:

Prinsessa mengisahkan tentang seorang pasien terkenal dari Rumah Sakit Jiwa Kellokoski, Anna Lappalainen. Anna yang didiagnosa manik depresif dengan gejala skizofrenia, menganggap dirinya seorang ratu ketika mulai dirawat di rumah sakit itu, dan tidak suka dipanggil dengan namanya sendiri. Kedatangannya memicu perselisihan antara dirinya dan staf rumah sakit tentang identitas dan hak Anna untuk menentukan dirinya sendiri. Lama-kelamaan Rumah Sakit Kellokoski menjadi istana bagi sang ratu, di mana Anna menularkan kegembiraan dan kesembuhan bagi sekitarnya.

• Winner of Grand Prix Jury Prize for Best Film, Cape Winelands Film Festival 2011

• Best Actress, Jussi Awards 2011

• Best Actress, Tallinn Black Nights Film Festival 2011

Selamat Menonton!

Informasi lebih lanjut, hubungi:

Penny PurnawatySponsor & Media Coordinator

Sekretariat Europe on Screen

Jl. Sutan Syahrir 1C/3-4 Menteng

Jakarta Pusat 10350

T. +62 21 3192 5115

F. + 62 21 3192 5360

Mobile: +62 818 984489

penny@europeonscreen.org

www.europeonscreen.org

FB: Europe On Screen | Festival Film Eropa

Twitter: @europeonscreen

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word