<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments for RuangPsikologi.Com</title>
	<atom:link href="http://ruangpsikologi.com/comments/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ruangpsikologi.com</link>
	<description>Webzine Psikologi Modern</description>
	<pubDate>Fri, 18 May 2012 06:25:32 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Mengajarkan Anak Disleksia Membaca by top Indonesian blogger</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/mengajar-membaca-anak-disleksia/comment-page-1#comment-2709</link>
		<dc:creator>top Indonesian blogger</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 May 2012 03:19:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=551#comment-2709</guid>
		<description>&lt;strong&gt;top Indonesian blogger...&lt;/strong&gt;

[...]Mengajarkan Anak Disleksia Membaca &#124; RuangPsikologi.Com Webzine Psikologi Modern[...]...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>top Indonesian blogger&#8230;</strong></p>
<p>[...]Mengajarkan Anak Disleksia Membaca | RuangPsikologi.Com Webzine Psikologi Modern[...]&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tips Menghadapi Wawancara Pekerjaan (sambungan dari bagian 1) by URL</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/tips-menghadapi-wawancara/comment-page-1#comment-2708</link>
		<dc:creator>URL</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 14:53:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=1246#comment-2708</guid>
		<description>&lt;strong&gt;... [Trackback] ...&lt;/strong&gt;

 [...] Read More: ruangpsikologi.com/tips-menghadapi-wawancara [...] ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>&#8230; [Trackback] &#8230;</strong></p>
<p> [...] Read More: ruangpsikologi.com/tips-menghadapi-wawancara [...] &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mengajarkan Anak Disleksia Membaca by mainan anak</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/mengajar-membaca-anak-disleksia/comment-page-1#comment-2704</link>
		<dc:creator>mainan anak</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2012 10:02:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=551#comment-2704</guid>
		<description>&lt;strong&gt;mainan anak...&lt;/strong&gt;

[...]Mengajarkan Anak Disleksia Membaca &#124; RuangPsikologi.Com Webzine Psikologi Modern[...]...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>mainan anak&#8230;</strong></p>
<p>[...]Mengajarkan Anak Disleksia Membaca | RuangPsikologi.Com Webzine Psikologi Modern[...]&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mengajarkan Anak Disleksia Membaca by Nia Janiar</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/mengajar-membaca-anak-disleksia/comment-page-1#comment-2694</link>
		<dc:creator>Nia Janiar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 02:16:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=551#comment-2694</guid>
		<description>@Bu Odie: Comorbid adalah "penyakit" atau "gangguan" yang menyertai "gangguan" utama. Misalnya anak ibu gifted, maka ia memiliki gangguan penyertanya yaitu disleksia. Namun tidak semua anak gifted memiliki penyerta disleksia.

@Bu Yulia: Kalau ada hambatan di pendidikan selanjutnya, itu tergantung dari strategi yang dimiliki anak. Kalau anak tidak memiliki strategi dalam membaca (misalnya membaca memakai kertas penutup, mengingat perbedaan b dan d dengan jari, dst) maka ia akan kesulitan. Saran saya, gali bersama anak strategi atau cara-cara yang mempermudah anak mengenali huruf, terapkan secara konsisten dalam semua proses belajar mengajar. Selain itu, ada beberapa sekolah inklusi yang kurikulum dan metode pengajarannya dibuat secara khusus untuk anak-anak yang memiliki gangguan belajar.

@Ratna: Silahkan :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Bu Odie: Comorbid adalah &#8220;penyakit&#8221; atau &#8220;gangguan&#8221; yang menyertai &#8220;gangguan&#8221; utama. Misalnya anak ibu gifted, maka ia memiliki gangguan penyertanya yaitu disleksia. Namun tidak semua anak gifted memiliki penyerta disleksia.</p>
<p>@Bu Yulia: Kalau ada hambatan di pendidikan selanjutnya, itu tergantung dari strategi yang dimiliki anak. Kalau anak tidak memiliki strategi dalam membaca (misalnya membaca memakai kertas penutup, mengingat perbedaan b dan d dengan jari, dst) maka ia akan kesulitan. Saran saya, gali bersama anak strategi atau cara-cara yang mempermudah anak mengenali huruf, terapkan secara konsisten dalam semua proses belajar mengajar. Selain itu, ada beberapa sekolah inklusi yang kurikulum dan metode pengajarannya dibuat secara khusus untuk anak-anak yang memiliki gangguan belajar.</p>
<p>@Ratna: Silahkan <img src='http://ruangpsikologi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on (Mari) Curhat di Jejaring Sosial by www.statuskita.com</title>
		<link>http://ruangpsikologi.com/mari-curhat-di-jejaring-sosial/comment-page-1#comment-2495</link>
		<dc:creator>www.statuskita.com</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 05:23:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruangpsikologi.com/?p=1674#comment-2495</guid>
		<description>ngomong2 jejaring sosial,,,,ada jejaring sosial baru,,,!! bisa kunjungi di web saya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ngomong2 jejaring sosial,,,,ada jejaring sosial baru,,,!! bisa kunjungi di web saya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

