Home » Archive

Articles in the Psikologi Umum & Eksperimen Category

Featured, Headline, Psikologi Umum & Eksperimen, Psikologi perkembangan »

[11 Mar 2010 | No Comment | 165 views]
Dibutuhkan! Perkembangan Moral yang Sehat

Indonesia mengalami krisis moralitas! Itu yang sering kita teriakkan. Tapi, tahukah kita kalau untuk mengatasi hal ini, kita harus memulainya dari rumah kita sendiri? Cari tahu cara untuk mengawasi agar moral anak kita berkembang dengan sehat di sini.

Featured, Headline, Lain-lain, Psikologi Umum & Eksperimen, Psikologi perkembangan »

[7 Mar 2010 | No Comment | 364 views]
Enam Jurus Dasar dalam Mendisiplinkan Anak

Jadi Anda ingin mendisiplinkan anak (atau adik) Anda. Caranya sudah ditemukan, sudah beberapa hari dijalankan. Kok perubahan tidak juga kelihatan? Mungkin justru dasar-dasar pendisiplinan anak yang belum dijalankan.

Featured, Headline, Lain-lain, Psikologi Industri & Behavioral Economy, Psikologi Umum & Eksperimen, Psikologi klinis, Psikologi perkembangan, Psikologi sosial, Uncategorized »

[3 Mar 2010 | 3 Comments | 286 views]
Yoga: Peregangan Mengatasi Ketegangan Otak dan Jantung

Yoga sebagai satu bentuk olahraga telah terbukti memberikan manfaat positif. Secara fisiologis (jasmani), oga baik untuk mempertahankan kesehatan jantung dan mencegah depresi. Secara psikologis, yoga baik dalam meluruskan motivasi untuk maju serta merupakan sebuah sarana yang baik untuk pengenalan diri. Baca selengkapnya di sini.

Featured, Headline, Psikologi Umum & Eksperimen, Psikologi sosial »

[16 Feb 2010 | No Comment | 682 views]
Menghadapi Long-Distance Relationship

Hubungan jarak jauh rentan mengalami keretakan. Penyebabnya adalah pikiran bahwa hubungan tidak bisa diandalkan sebagai sumber kebahagiaan. Solusinya adalah memodifikasi hubungan agar tidak berdasarkan kepada kesenangan. Kami mencoba menjelaskan bagaimana cara melakukannya.

Featured, Headline, Psikologi Umum & Eksperimen »

[20 Jan 2010 | 2 Comments | 641 views]
Kebetulan yang Menyenangkan.

Hidup dipenuhi oleh kebetulan-kebetulan. Tetapi, siapa sangka kalau ternyata seringkali kebetulan tersebut berubah menjadi hal yang menyenangkan, bahkan mengubah nasib Anda? Bahkan Bandura, orang yang mengenalkan teori “kebetulan” pun menjadi tokoh psikologi karena kebetulan yang menyenangkan.

Baca juga bagaimana caranya memperbesar kemungkinan kita untuk mendapatkan kebetulan yang menyenangkan.