Home » Archive

Articles in the Psikologi Industri & Behavioral Economy Category

Essay, Featured, Headline, Psikologi Industri & Behavioral Economy, Psikologi Umum & Eksperimen »

[12 Sep 2011 | One Comment | 1,059 views]
Orang Pintar Membuat Iklan

Setiap hari di berbagai tempat kita dapat melihat iklan yang menjadi bagian penting dari proses pemasaran. Bagaimanakah proses individu mencerna iklan - iklan tersebut hingga dapat mengonsumsinya? Baca penjelasannya di artikel ini.

Essay, Featured, Headline, Psikologi Industri & Behavioral Economy »

[15 Aug 2010 | No Comment | 2,070 views]
Tips Meningkatkan Kepuasan Kerja!

Pernahkah harimu dimulai dengan berat hati saat beranjak dari tempat tidur, tidak selera makan, dan ogah-ogahan saat menuju kantor? Produktivitas pekerjaan pun menurun. Pekerjaan yang tadinya bisa dikerjakan 1 jam menjadi 1 hari penuh, dan semakin lama interaksi dengan teman kerja jugasemakin tidak menyenangkan. Kalau hal itu terjadi, maka kemungkinan besar kita sedang mengalami penurunan kepuasan kerja. Ruang Psikologi ingin memberikan beberapa tips agar kepuasan kerja kita meningkat!

Essay, Featured, Headline, Psikologi Industri & Behavioral Economy, Psikologi Umum & Eksperimen »

[12 Jul 2010 | 3 Comments | 3,302 views]
Tips Menghadapi Wawancara Pekerjaan (sambungan dari bagian 1)

Empat tips tambahan untuk meningkatkan kemungkinan lolosnya kamu dalam wawancara pekerjaan.

Essay, Featured, Headline, Psikologi Industri & Behavioral Economy, Psikologi Umum & Eksperimen »

[9 Jul 2010 | One Comment | 2,709 views]
Wawancara Pekerjaan: Setengah Jam yang dapat Mengubah Hidupmu

Ketahui bagaimana cara orang HRD berpikir untuk meningkatkan kemungkinan berhasilnya dirimu dalam menghadapi wawancara pekerjaan (job interview).

Essay, Featured, Headline, Psikologi Industri & Behavioral Economy »

[16 Jun 2010 | 7 Comments | 2,358 views]
Hati-hati stres di tempat kerja!

Kehilangan nafsu makan, pegal-pegal, tidak bisa tidur adalah beberapa dari sekian gejala kelelahan. Memang pekerjaan tidak dapat ditinggalkan, manajer anda berharap banyak pada anda, dan klien anda pun tidak dapat ditinggalkan begitu saja. Hati-hati, apabila gejala kelelahan tersebut muncul di saat anda merasa tertekan pada pekerjaan ada, maka ada kemungkinan semua gejala tersebut dikarenakan stres di tempat kerja.