Essay, Featured, Headline, Psikologi Umum & Eksperimen »
Pernah bertanya-tanya kenapa Anda bisa begitu menghayati suatu musik atau lagu? Misalnya, lagu melankolis yang Anda dengarkan ketika sedang patah hati atau lagu yang entah kenapa bisa membuat Anda begitu bersemangat? Nah, pertanyaan itu juga menjadi minat para peneliti yang mendalami teori emosi dalam musik. Ya, musik dapat mempunyai muatan emosi tertentu, tapi “di mana” letak fungsi afektif (emosional) musik itu. Pada musik itu sendiri atau pada pendengarnya? Dengan kata lain, kita bisa mengatakan musik itu mengekspresikan emosi tertentu karena properti inheren dari musik (melodi, tempo, dll) atau karena faktor personal dari pendengar?
Essay, Featured, Headline, Psikologi pendidikan, Psikologi perkembangan »
Saat jam makan siang bersama di sekolah, Dino (3 tahun) menolak makan meski sudah dibujuk oleh ibu gurunya. Sup telur puyuh yang dibawa dari rumah pun hanya dijadikan mainan oleh Dino. Telur diremas-remas dengan tangan dan kuah pun berceceran di sekitar mangkok. Ibu guru Dino sudah mulai putus asa mengajak Dino makan, hanya sesekali mengingatkan agar Dino tidak memainkan makanan. Dino memang terkenal sulit makan. Hal ini pun dikeluhkan oleh Ibu dan pengasuh Dino di rumah. Namun, bila tiba jam makan kudapan, Dino dengan senang hati melahap biskuit coklat yang dibawakan Ibunya. Ia bahkan tidak perlu diminta dua kali untuk makan makanan tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi?
Essay, Featured, Headline, Psikologi perkembangan »
Essay, Featured, Headline, Psikologi Umum & Eksperimen »
Hidup dipenuhi oleh kebetulan-kebetulan. Tetapi, siapa sangka kalau ternyata seringkali kebetulan tersebut berubah menjadi hal yang menyenangkan, bahkan mengubah nasib Anda? Bahkan Bandura, orang yang mengenalkan teori “kebetulan” pun menjadi tokoh psikologi karena kebetulan yang menyenangkan.
Baca juga bagaimana caranya memperbesar kemungkinan kita untuk mendapatkan kebetulan yang menyenangkan.
Essay, Featured, Headline, Psikologi pendidikan »
Kecintaan pada tanah air kemudian ditunjukkan dalam berbagai cara oleh masyarakat Indonesia. Ada yang berjuang mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia dalam bidang olahraga, seni, dan ilmu pengetahuan, ada yang siap membela Indonesia dengan menjadi tentara, ada juga yang berusaha menjadi pribadi manusia Indonesia yang baik dalam kesehariannya, dan selalu saja akan ada tanya, “Selain karena secara faktual dan hukum tercatat sebagai orang Indonesia, kenapa kita harus mencintai Indonesia?”





